PENERAPAN METODE BLENDED LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH PSIKOLINGUISTIK DI MASA PANDEMI PADA SEMESTER 5A PBSI UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL WASHLIYAH T.P 2021/2022
Keywords:
Metode, Blended Learning.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menerapan metode blended learning sebagai upaya peningkatan pembelajaran mata kuliah psikolinguistik di masa pandemi pada semester 5A PBSI Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah T.P 2021/2022. Metode dalam penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: pertama, lembar observasi yang merupakan alat untuk mengamati seluruh kegiatan proses serta pembelajaran mata kuliah psikolinguistik. Populasi dalam penelitian berjumlah 91 orang mahasiswa semester 5 FKIP program studi pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 mahasiswa semester 5A yang diambil satu kelas. Sebelum melaksanakan siklus 1, dilakukan tes awal terlebih dahulu. Pada tes awal diperoleh skor rata-rata 66,7 atau persentase penilaian hasil (PPH) sebesar 66,7%. Langkah berikutnya melaksanakan tindakan dengan dua siklus. Pada siklus 1, hasil rata-rata ( PPH) 72,3%, lebih tinggi dari awal tes. Tetapi belum memenuhi target pelaksanaan tindakan kelas. Untuk mencapai belajar yang lebih baik, maka dilakukan refleksi untuk tindakan selanjutnya. Kemudian dilanjutkan siklus II dengan nilai rata-rata (PPH) 80,2%. Target pelaksanaan tindakan adalah rata-rata 70 secara individual dan klasikal. Ini berarti terjadi peningkatan yang sangat signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukkan bagi dosen dan mahasiswa, serta civitas akademika dan semua pihak agar dapat menggunakan metode pembelajaran yang ekonomis dan efisien secara efektif guna mencapai tujuan pembelajaran.



